Pengukuran Infiltrasi Menggunakan Double Ring Infiltrometer di Kawasan Dataran Rendah

Authors

DOI:

https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.0261-268

Keywords:

Infiltrasi, laju infiltrasi, kapasitas infiltrasi, klasifikasi tanah

Abstract

Infiltrasi merupakan komponen penting dalam siklus hidrologi yang berperan dalam mengurangi limpasan permukaan serta menjaga ketersediaan air tanah. Perubahan tata guna lahan di kawasan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura berpotensi menurunkan kemampuan tanah dalam meresapkan air, yang ditandai dengan munculnya genangan saat curah hujan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis laju dan kapasitas infiltrasi, mengidentifikasi klasifikasi tanah, serta mengevaluasi hubungan klasifikasi tanah terhadap kemampuan infiltrasi. Pengukuran infiltrasi menggunakan metode cincin ganda (double-ring infiltrometer) mengacu pada SNI 7752:2012, sedangkan klasifikasi tanah ditentukan berdasarkan sistem USDA melalui analisis distribusi ukuran butir. Penelitian dilakukan pada empat lokasi dengan kondisi eksisting yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi berkisar antara 6,47–16,16 mm/jam tergolong dalam klasifikasi lambat hingga agak lambat dan kapasitas infiltrasi berkisar antara 0,4–0,89 mm/jam. Klasifikasi tanah pada lokasi 1 dan 2 adalah pasir liat (loamy sand) dengan dominasi fraksi pasir, sedangkan lokasi 3 dan 4 merupakan lempung liat (clay loam) dengan dominasi fraksi lempung. Tanah dengan klasifikasi lebih kasar menunjukkan laju infiltrasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanah dengan klasifikasi lebih halus. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan dalam perencanaan pengelolaan tata guna lahan untuk meningkatkan kemampuan resapan air dan mengurangi limpasan permukaan.

References

Aidatul, N. (2015). Pemetaan Laju Infiltrasi Menggunakan Metode Horton di Su Das Tenggarang Kabupaten Bondowoso.

Bahri, A. S., Aryanto, R., Purwiyono, T. tri, & Yulianti, R. (2023). Kajian Infiltrasi Menggunakan Metode Horton di Area Desa Langse, Karangsambung. Indonesian Mining and Energy Journal, 6, 6–15.

Chairullah, & Furqon. (2005). Laju Infiltrasi pada Areal Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia dengan Menggunakan Metoda Horton.

David, M., Fauzi, M., & Sandhyavitri, A. (2016). Analisis Laju Infiltrasi pada Tutupan Lahan Perkebunan dan Hutan Tanam Industri (HTI) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak. Jom FTEKNIK, 3.

Delima, Akbar, H., & Rafli, M. (2018). Tingkat Laju Infiltrasi Tanah pada DAS Krueng Mane Kabupaten Aceh Utara.

Dewi, E. P., Juniatmoko, R., Arida, V., Fachruddin, Pribadyo, Sari, N., Rahayu, D., Saidah, H., Yanti, D., Kurniawan, A. A., & Olii, M. R. (2023). Hidrologi Teknik dan Agroklimatologi (A. Masruroh, Ed.). Widina Media Utama. https://www.researchgate.net/publication/374946952

Gustian, Nurhayati, & Nirmala, A. (2018). STUDI LAJU INFILTRASI DI LAHAN RAWA PASANG SURUT. JeLAST, 5, 1–11.

Kiptiah, M., Azmanajaya, E., & Giarto, R. B. (2020). Analisis Laju Infiltrasi dengan Variasi Permukaan Tanah di Kota Balikpapan. Jurnal Sipilsains, 10(ISSN : 2088-2076).

Naharuddin. (2020). Konservasi Tanah dan Air. https://www.researchgate.net/publication/361380758

SNI 7752. (2012). Tata cara pengukuran laju infiltrasi tanah di lapangan menggunakan infiltrometer cincin ganda. Badan Standarisasi Nasional (BSN). www.bsn.go.id

Tamod, C. J. K. T., Aryanto, R., & Purwiyono, T. T. (2020). Analisis Laju Infiltrasi Berbagai Penggunaan Lahan di Desa Kaligending, Karangsambung, Jawa Tengah Analysis of The Infiltration Rate of Various Land Uses in Kaligending Village, Karangsambung, Jawa Tengah. Indonesian Mining and Energy Journal, 3(2), 76–88.

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan. Beta Offset Yogyakarta.

Usman, S. (2024). Evaluation and classification of soil infiltration capacity, hydrologic soil groups and suitability rating classes for irrigation application of fadama soils. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-4613981/v1

Wiranata, H., Nurhayati, & Umar. (2019). INFILTRASI PADA LAHAN PASANG SURUT. JeLAST, 6, 1–9.

Published

2026-07-24

How to Cite

Pengukuran Infiltrasi Menggunakan Double Ring Infiltrometer di Kawasan Dataran Rendah. (2026). Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang, 13(2), 261-268. https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.0261-268