Analisis Pengaruh Karakteristik Fisis dan Mekanis Tanah Dasar terhadap Kerusakan Perkerasan Lentur pada Ruas Jalan Paroman Sawah–Kampung Pinang, Kabupaten Pasaman Barat
DOI:
https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.0177-182Kata Kunci:
tanah dasar, tanah lunak, perkerasan lentur, uji triaxial, kerusakan jalanAbstrak
Kerusakan perkerasan jalan sering dipengaruhi oleh kondisi tanah dasar yang memiliki daya dukung rendah. Ruas Jalan Paroman Sawah–Kampung Pinang di Kabupaten Pasaman Barat mengalami kerusakan berupa retak dan penurunan permukaan meskipun telah dilakukan perbaikan perkerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisis dan mekanis tanah dasar serta pengaruhnya terhadap kerusakan perkerasan lentur. Investigasi lapangan dilakukan menggunakan Hand Auger Boring pada STA 0+500 hingga STA 0+900, dilanjutkan dengan pengujian laboratorium meliputi kadar air, berat jenis, analisis saringan, batas Atterberg, dan uji triaxial. Hasil penelitian menunjukkan kadar air rata-rata sebesar 54,19%, nilai berat jenis (Gs) 2,34, dan persentase lolos saringan No. 200 sebesar 79,17%. Nilai Liquid Limit (LL) sebesar 51,02% dan Plasticity Index (PI) sebesar 5,42 mengindikasikan tanah tergolong lanau inorganik (ML) berdasarkan klasifikasi USCS. Hasil uji triaxial menunjukkan nilai kohesi rata-rata 4,69 kPa dan sudut geser dalam (ϕ) 2,75°, yang menandakan kuat geser tanah sangat rendah. Kondisi tersebut menyebabkan tanah dasar rentan mengalami deformasi dan penurunan sehingga berkontribusi terhadap kerusakan perkerasan jalan.
Referensi
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2008) SNI 1964:2008. Cara uji berat jenis tanah. Status standar: berlaku. Komite Teknis: 91-01 Bahan Konstruksi Bangunan. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2008) SNI 1966:2008. Cara uji penentuan batas plastis dan indeks plastisitas tanah. Status standar: berlaku. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2008) SNI 1967:2008. Cara uji penentuan batas cair tanah. Status standar: berlaku. Komite Teknis: 91-01-S2 Rekayasa Jalan Jembatan. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2008) SNI 3422:2008. Cara uji penentuan batas susut tanah. Status standar: berlaku. ICS: 93.020 Pekerjaan tanah. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2008) SNI 3423:2008. Cara uji analisis ukuran butir tanah. Status standar: berlaku. ICS: 93.020 Pekerjaan tanah. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2015) SNI 2455:2015 Metode Pengujian Triaksial untuk Tanah Kohesif dalam Kondisi Unconsolidated-Undrained (UU). Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2017) SNI 8460:2017 Persyaratan perancangan geoteknik. Jakarta: BSN.
Badan Standardisasi Nasional (BSN) (2019) SNI 1965:2019. Metode uji penentuan kadar air untuk tanah dan batuan di laboratorium (ASTM D2216-10, MOD). Jakarta: BSN.
Bowles, J.E., 1996. Foundation analysis and design, 5th ed. ed. McGraw-Hill, New York.
Fadhilah, N., Mase, L.Z., Hardiansyah, H., Misliniyati, R., Amri, K., 2025. Analisis Penurunan Tanah Lunak terhadap Perkerasan Jalan Kaku Menggunakan Metode Elemen Hingga (Studi Kasus: Jalan Srijaya Raya, Kota Palembang). MATEKSI JTS UNS 13, 34. https://doi.org/10.20961/mateksi.v13i1.102203
Google Earth, 2024. Citra satelit lokasi penelitian Ruas Jalan Paroman Sawah–Kampung Pinang Kabupaten Pasaman Barat, STA 0+500–0+900.
Hardiyatmo, H.C., 2019. Mekanika Tanah I, 7th ed. UGM PRESS.
Iskandar, D., Putri, E.E., Hakam, A., Fitri, A., 2023. Effectiveness Of Portland Cement Type 1 In Stabilizing Soft Clay Soil As Subgrade For Road Construction. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) 19, 44–53. https://doi.org/10.25077/jrs.19.1.44-53.2023
Lumbanbatu, U.M., 2009. Morfogenetik Daerah Lubuksikaping Provinsi Sumatera Barat. Geo-Sciences 19.
Maizir, H., Suryanita, R., Harnedi, R.A., 2024. Peningkatan Kepadatan dan Daya Dukung Tanah dengan Pencampuran Tanah Lempung dan Pasir. JTS ITB 31, 267–274. https://doi.org/10.5614/jts.2024.31.3.4
Ningsih, R., Ikhwan, Suradji, 2021. Pengaruh Perubahan Kadar Air pada Tanah Lempung Terhadap Uji Geser Langsung dan Uji Kuat Tekan Bebas. SIGMA:JurnalTeknikSipil 1.
Revin, R., Prihatiningsih, A., 2024. Analisis hubungan parameter kuat geser dan nilai N-SPT pada suatu proyek di Ciawi. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil 107–114. https://doi.org/10.24912/jmts.v7i1.24962
Setiawan, A., Antonius, A., Rochim, A., 2024. Studi Pengaruh Karakteristik Tanah Dasar terhadap Kerusakan Struktur Perkerasan Kaku Ruas Jalan HOS Cokroaminoto Pemalang. Rang Teknik Journal 7, 391–406. https://doi.org/10.31869/rtj.v7i2.4684
Syahril, S., Suyono, A., Muchtar, M., Hendry, H., Prajudi, R., Riandi, R., 2022. Perbaikan Tanah Problematik Lempung Lunak dengan Metode Stabilisasi Kimiawi Ditinjau dari Nilai Kadar Air dan Indeks Plastisitas. WahanaTS 27, 244. https://doi.org/10.32497/wahanats.v27i2.4145
Tania, E., Wulandari, T.E., 2024. Analisis korelasi kuat geser tanah menggunakan uji triaksial & uji direct shear test Nickel Smelter Kalimantan Timur. Pondasi: Journal of Applied Science Engineering 1, 21–29.
Titu-Eki, A., Dethan, N.K.F., 2023. Correlations of physical-mechanical properties of the Bobonaro clay in Timor, and its implications in geotechnical work: Korelasi dan implikasi geoteknik terhadap sifat kuat geser lempung Bobonaro di Timor. INTAN Jurnal Penelitian Tambang 6, 1–11. https://doi.org/10.56139/intan.v6i1.172






