Pengaruh Komunikasi Antara Konsultan Pengawas dan Kontraktor Pelaksana terhadap Keberhasilan Pembangunan Gedung Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1301.068-75Keywords:
pengaruh, komunikasi, konsultan pengawas, kontraktor pelaksana, keberhasilan pembangunanAbstract
Komunikasi yang efektif antara konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana merupakan kunci keberhasilan dalam proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak komunikasi verbal dan nonverbal terhadap keberhasilan pembangunan gedung sekolah di Kabupaten Pasaman Barat, mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh, serta memberikan rekomendasi strategi untuk meningkatkan kinerja proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 100 responden, terdiri dari konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana. Berdasarkan nilai konstanta dari hasil output SPSS.22.0 sebesar 10,165 dan nilai variabel X1 (komunikasi verbal) nilai koefesien regreasi menunjukkan bahwa komunikasi verbal memiliki pengaruh negatif dengan koefisien regresi -0,058, mengindikasikan bahwa hambatan dalam komunikasi verbal dapat menurunkan keberhasilan proyek. Sebaliknya, berdasarkan variabel X2 (komunikasi non-verbal) hasil uji Regresi Linear Berganda, menunjukkan bahwa variabel X2 koefisien regresi positif dengan nilai koefisien regresi adalah 1,000. Artinya terjadi peningkatan nilai variabel X2 cara komunikasi non-verbal yang sering dipakai saat kegiatan pembangunan gedung sekolah, maka akan terjadi peningkatan terhadap keberhasilan terhadap Y sebesar 1,000. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kedua variabel, yaitu komunikasi verbal (X1) dan komunikasi non-verbal (X2), sama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan proyek pembangunan gedung sekolah (Y). Namun, komunikasi nonverbal (X2) menunjukkan pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan komunikasi verbal (X1). Hal ini mengindikasikan bahwa dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Kabupaten Pasaman Barat, komunikasi non-verbal memainkan peran yang lebih dominan dalam menentukan keberhasilan proyek, sehingga perhatian lebih terhadap aspek ini diperlukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai.
References
Anggraini, F. D. P., Aprianti, A., Setyawati, V. A. V., & Hartanto, A. A. (2022). Pembelajaran Statistika Menggunakan Software SPSS untuk Uji Validitas dan Reliabilitas. Jurnal Basicedu, 6(4), 6491–6504. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3206
Mardiani Sanaky, M., Moh. Saleh, L., & D. Titaley, H. (2021). 615-Article Text-3242-1-10-20210708. In Jurnal Simetrik (Vol. 11, Issue 1).
Octavia, D. M., Angri, W., & Citra, U. (2020). Analisis Resource Leveling Menggunakan Network Planning pada Pembangunan Rusunawa Institut Teknologi Padang. Progress in Civil Engineering Journal, 2(1), 20–30.
Prasasto, A.R., Putra, I.N.D.P., 2024. Analisis Pengaruh Faktor Komunikasi terhadap Faktor Risiko pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat. AQ 18, 3812. https://doi.org/10.35931/aq.v18i5.3937
Puspitasari, Y. A., Astuti, T. P., & -, S. (2018). Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, 11(2), 46–66. https://doi.org/10.31001/jbk.v11i2.1011
Ratno, D. (2013). Pengaruh Faktor- Faktor Dalam Komunikasi Antara Kontraktor, Konsultan Dan Pihak Pemilik Terhadap Keberhasilan Sebuah Proyek Di Kota Malang. Institut Teknologi Nasional Malang, Fakultas Teknik Program Study Teknik Sipil S-1, 37–40.