Analisis Bangkitan Perjalanan Masyarakat di Kelurahan Pangli Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja Utara
DOI:
https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.00218-227Keywords:
bangkitan perjalanan, transportasi, regresi linier berganda, mobilitas masyarakat, Kelurahan PangliAbstract
Bangkitan perjalanan merupakan indikator penting dalam perencanaan transportasi karena menggambarkan kebutuhan mobilitas masyarakat berdasarkan karakteristik sosial ekonomi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi bangkitan perjalanan masyarakat di Kelurahan Pangli, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda terhadap 90 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 834 kepala keluarga. Rancangan awal penelitian melibatkan lima variabel bebas, yaitu kepemilikan kendaraan (X₁), jumlah anggota keluarga (X₂), jumlah anggota keluarga yang bekerja (X₃), jumlah anggota keluarga yang bersekolah (X₄), dan pendapatan rumah tangga (X₅), dengan bangkitan perjalanan sebagai variabel terikat. Sebelum analisis regresi dilakukan, data diuji menggunakan uji asumsi klasik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel jumlah anggota keluarga yang bekerja dan jumlah anggota keluarga yang bersekolah mengalami gejala multikolinearitas sehingga dieliminasi dari model. Analisis regresi akhir menunjukkan bahwa jumlah anggota keluarga dan pendapatan rumah tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap bangkitan perjalanan, sedangkan kepemilikan kendaraan tidak berpengaruh signifikan. Model memiliki koefisien determinasi (R²) sebesar 0,563, yang menunjukkan bahwa 56,3% variasi bangkitan perjalanan dapat dijelaskan oleh model, sedangkan 43,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian memberikan masukan bagi perencanaan transportasi berbasis karakteristik masyarakat di wilayah pedesaan.
References
Bua’, R. T., & Sombolinggi, A. T. (2026). Analisis Kepuasan Pengguna Jalan pada Akses Pendidikan di Kabupaten Toraja Utara. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(1), 59–70. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22229
Bua’, R. T., Sombolinggi, A. T., & Dendo, E. A. R. (2026). Analisis Kepuasan Pengguna Jalan Ruas Bolu – Rantepao. Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ), 8(1), 9–20. https://ojs.ukipaulus.ac.id/index.php/pcej/article/view/1175
Budiprasetya, Bagaskara Mukhsin, D. (2022). Estimasi Bangkitan Pergerakan Perjalanan Masyarakat dengan Pendekatan Disagregat Studi Kasus : Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 2(2), 813–819. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v2i2.4487
Button, K. (2010). Transport Economics (3rd ed.). Edward Elgar Publishing.
Fricilia, M., Prasojo, D., & Albylade, H. (2023). Model Bangkitan Perjalanan Dari Perumahan: Studi Kasus Perumahan Depok Mulya 2 Dan Cyber Orchid, Beji, Depok. Jurnal Teknik Sipil, XII(2), 70–77. https://journal.istn.ac.id/index.php/cline/article/view/1691
Kariyana, I. M., Sumarda, G., Awangga, P. S. P., & Pamungkas, T. H. (2021). Perbandingan Metode Regresi Linear dengan Metode Time Headway untuk Mencari Kinerja Ruas Jalan. Jurnal Teknik Gradien, 13(2), 28–36. https://doi.org/10.47329/teknikgradien.v13i2.757
Meyer, M. D., & Miller, E. J. (2001). Urban Transportation Planning. McGraw-Hill.
Olivia Alexandria P, A., Muhlisa Agus, N. N., & Shakira, R. J. (2026). Analysis of The Traditional Rambu Solo’ Ritual as Cultural Heritage of North Toraja Society in Social and Local Belief Perspectives. PINISI Journal of Art, Humanity, And Social Studies, 6(3), 83–88. https://journal.unm.ac.id/index.php/PJAHSS/article/view/12312
Ortúzar, J. de D., & Willumsen, L. G. (2011). Modelling Transport. In Modelling Transport (4th ed.). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9781119993308
Papacostas, C. S., & Prevedouros, P. D. (1993). Transportation Engineering and Planning (2nd ed.). Prentice Hall.
Patinggi, R. A. D., Bungin, E. R., & Palinggi, M. D. M. (2024). Analisis Bangkitan Perjalanan Penduduk Pada Desa Lantang. Paulus Civil Engineering Journal, 6(2), 327–341. https://ojs.ukipaulus.ac.id/index.php/pcej/article/view/613
Peri, Rachman, R., & Dinulfy R. K. S, L. (2024). Analisis Bangkitan Perjalanan Penduduk Pada Perumahan Kompleks IDI Antang Makassar. Paulus Civil Engineering Journal, 6(4), 701–708. https://doi.org/10.52722/3mc6w333
Rajulan, M., Maudhy Satyadharma, Hado, H., Soeparyanto, T. S., & Arsyad, L. O. M. N. (2024). Analisis Bangkitan Perjalanan Berbasis Rumah di Kota Kendari. Jurnal UNITEK, 17(2 SE-Articles), 181–192. https://doi.org/10.52072/unitek.v17i2.931
Siama, D., Pakiding, Y., & Bua’, R. T. (2026). Analisis Bangkitan Perjalanan Masyarakat Kelurahan Sa’dan Matallo Kecamatan Sa’dan. Paulus Civil Engineering Journal, 8(2), 185–195. https://doi.org/10.52722/f15rnr90
Sihombing, L. H. (2022). Rituals and myths at the death ceremony of the Toraja People: Studies on the Rambu Solo Ceremony. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 6(2 SE-Original Research), 352–366. https://doi.org/10.22219/satwika.v6i2.22785
Sombolinggi, A. T., Bua’, R. T., & Arrang, A. T. (2025). Analisis Keselamatan Jalan Terhadap Persepsi Tingkat Risiko Kecelakaan Ruas Rantepao – Sa ’ dan. Paulus Civil Engineering Journal (PCEJ), 7(4), 592–603. https://ojs.ukipaulus.ac.id/index.php/pcej/article/view/1216
Sombolinggi, A. T., Bua’, R. T., Arrang, A. T., & Pakiding, Y. (2026). Integrated Traffic Safety Assessment Using Accident Equivalent Numbers And Road User Perceptions In Tana Toraja. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat, 17(1), 10–28. https://doi.org/10.55511/jpsttd.v17i1.784
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.
Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi (Dua). ITB.
Tikupadang, R. A. (2025). Analysis of Trip Generation Characteristics at Villa Mutiara Housing, Palopo City. Paulus Civil Engineering Journal, 7(2), 293-301. https://ojs.ukipaulus.ac.id/index.php/pcej/article/view/963
Zakiyah, Q., Murtejo, T., & Chayati, N. (2023). Analysis of Generation and Attraction in Bogor Regency (Case Study: Tenjolaya Sub-District, Tamansari Sub-District and Tenjolaya Sub-District). ASTONJADRO, 12(1 SE-Articles), 1–18. https://doi.org/10.32832/astonjadro.v12i1.4263






