Analisis Identifikasi Risiko Kontraktor pada Pekerjaan Rehabilitasi Daerah Irigasi Bandar IX Lurah Nagari Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung
DOI:
https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.0164-169Keywords:
manajemen risiko, Relative Importance Index (RII), proyek rehabilitasi irigasi, faktor risiko dominan, pengendalian risikoAbstract
Proyek rehabilitasi daerah irigasi memiliki risiko tinggi karena dipengaruhi oleh faktor teknis, alam, sosial, dan administrasi, terutama saat sistem irigasi tetap beroperasi selama konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko, menentukan risiko dominan, dan merumuskan strategi pengendalian pada Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Bandar IX Lurah, Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 50 responden dan dianalisis menggunakan Relative Importance Index (RII). Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan faktor risiko utama, dengan faktor manusia sebagai risiko dominan (RII = 0,813), diikuti faktor politis dan perencanaan. Strategi pengendalian yang diterapkan terutama berupa pengurangan risiko melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja, perbaikan koordinasi, pengawasan, serta perencanaan yang lebih matang, disertai pemindahan risiko pada aspek keuangan. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen risiko yang terstruktur untuk menjaga kinerja waktu, biaya, dan mutu proyek.
References
Armandoko, A.Z., Ruzardi and Musyafa, A. 2023. The analysis of identification and risk mitigation in irrigation work contractors. Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan. 25(1). pp. 100–106. doi:10.15294/jtsp.v25i1.43248.
Flanagan, R., & Norman, G. (1993). Risk Management and Construction. Blackwell Science Ltd.
Godfrey, P. S. (1996). Control of Risk: A Guide to the Systematic Management of Risk from Construction. Construction Industry Research and Information Association (CIRIA).
Project Management Institute. 2013. A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide). 5th ed. Newtown Square, PA. Project Management Institute.
Kerzner, H. 2009. Project Management: A Systems Approach to Planning, Scheduling, and Controlling. 10th ed. Hoboken, NJ. John Wiley & Sons.
Rustandi, T. 2017. Kajian risiko tahap pelaksanaan konstruksi proyek peningkatan jaringan irigasi Bendung Leuwigoong. Jurnal Infrastruktur. 3(1). pp. 1–19.
Sing, M. C. P., Wang, X., Irani, Z., & Thwala, W. (2012). Overruns in transportation infrastructure projects. Structure and Infrastructure Engineering, 1–19. https://doi.org/10.1080/15732479.2012.715173






