Model Hubungan Antara Iklim Keselamatan dengan Kinerja Keselamatanpada Proyek Konstruksi Pembangunan Jembatan di Sumatera Barat

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.0170-176

Kata Kunci:

iklim keselamatan, kinerja keselamatan, konstruksi jembatan, SEM-PLS

Abstrak

Tingginya angka kecelakaan kerja pada sektor konstruksi menunjukkan bahwa keselamatan kerja masih menjadi permasalahan utama, khususnya pada proyek pembangunan jembatan di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memvalidasi faktor-faktor iklim keselamatan, mengukur kinerja keselamatan, serta menganalisis pengaruh iklim keselamatan terhadap kinerja keselamatan pekerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner, dengan analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, EFA, CFA, dan SEM berbasis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor 1 yaitu komitmen dan komunikasi manajemen terhadap keselamatan yang terdiri dari indikator prosedur K3, penggunaan APD, kesiapsiagaan darurat, kepatuhan terhadap prosedur K3, kecukupan tenaga kerja, kondisi lokasi kerja, kepedulian rekan kerja terhadap pelanggaran K3, pengendalian risiko, serta tindak lanjut saran K3 merupakan faktor yang paling dominan dalam membentuk iklim keselamatan pada proyek konstruksi jembatan di Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen dan komunikasi manajemen terhadap keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan serta partisipasi K3 pekerja, sedangkan faktor tanggung jawab dan sumber daya keselamatan berpengaruh negatif terhadap partisipasi K3. Selain itu, iklim keselamatan tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap jumlah kecelakaan kerja.

Referensi

Listyaningsih, D., Harianto, F., & Saraswati, R. (2021). Faktor Pengaruh Iklim Keselamatan Kerja dalam proyek Konstruksi: Studi Literatur. Jurnal Teknik Sipil, 1(2), 140–145. https://doi.org/10.31284/j.jts.2020.v1i2.1421

Prasasto, A.R. and Putra, I.N.D.P. 2024. Analisis pengaruh faktor komunikasi terhadap faktor risiko pada proyek konstruksi gedung bertingkat. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan. 18(5). pp. 3812–3831. doi:10.35931/aq.v18i5.3937.

Prastiyo, C. A., & Tejamaya, M. (2023). Budaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Di Sekolah Menengah Kejuruan (Smk) Kota Bekasi Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 2561–2572. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15560

Puteri, Y. R., & Sunarsih, E. (2019). Hubungan Iklim Keselamatan Kerja (Safety Climate) Terhadap Perilaku Keselamatan (Safety Behavior) Pada Pekerja Departemen Operasi IB di PT. Pupuk Sriwijaya Palembang. Sriwijaya University Repository, 97. https://repository.unsri.ac.id/34786/

Zahoor, H., Chan, A.P.C., Utama, W.P., Gao, R. and Zafar, I. 2017. Modeling the relationship between safety climate and safety performance in a developing construction industry: A cross-cultural validation study. International Journal of Environmental Research and Public Health. 14(4). Article 351. doi:10.3390/ijerph14040351.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-24

Cara Mengutip

Model Hubungan Antara Iklim Keselamatan dengan Kinerja Keselamatanpada Proyek Konstruksi Pembangunan Jembatan di Sumatera Barat. (2026). Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang, 13(2), 170-176. https://doi.org/10.21063/jts.2026.V1302.0170-176